Halaman

Baterai Arhanudri 141/BS Makassar

Berdasarkan sejarah dan pengalaman-pengalaman di Medan Perang, maka penggunaan Pesawat Udara dalam perang adalah sangat menuentukan bagi Satuan-Satuan yang didukungnya. Sejarah perang dalam negeri telah memberikan pengalaman yang sangat berharga, dengan pecahnya pemberontoakan PRRI pesawat terbang akan leluasa bertindak (Membom) kota-kota penting seperti Ambon, Balikpapan, Makassar, Palu, dan Donggala karena tidak adanya penangkis serangan udara. Berdasarkan kenyataan itu, disadari bahwa satuan penangkis tidak boleh dipandang remeh itulah sebabnya, pada tahun 1960 dibentuk kesatuan penangkis serangan udara bernama kompi PSU. Kompi PSU inilah yang merupakan cikal bakal lahirnya satuan Baterai Arhanudri 141/BS yang ada sekarang. Waktu pembentukan. Kemudian Baterai Arsu G B/S dibentuk pada 1 April 1961, sesuai Surat Keputusan Pangdam XIV/Hasanuddin Nomor : KPTS/0033/04/1961, tanggal 4 April 1961. Hari Lahir Baterai Arhanudri 141/BS ditetapkan tanggal 1 April 1961 dengan Komandan Pertama Letda Art O.B Tuarissa. Tanggal 1 April 2010 ini Baterai Arhanudri 141/BS telah berusia 49 Tahun. Pada awal terbentuknya Baterai Arhanudri 141/BS berkedudukan di Kompleks Perusahaan Negara Aneka Tambang, jalan Satando, Makassar,hingga 31 Agustus 1966. Setelah itu, Markasnya dipindahkan ke Tello Baru Km. 7 dengan Desa Saptamarga di Kurusumange, Kec. Mandai Kab. Maros, terhitung Mulai 1 September 1966 sampai sekarang. Dalam pembinaan personil, Satuan Baterai Arhanudri 141/BS sangat memperhatikan kesejahteraan para Anggotanya. Untuk membantu kebutuhan anggota dibentuk Primkopad XVI Baterai Arhanudri 141/BS, dengan Badan Hukum Nomor : 3150/BH/III/1969, tanggal 13 Maret 1969. Bahkan, Satuan ini telah mempunyai KUD sejak 1975, dengan Badan Hukum Nomor : 144/BK-3/0-1/III-B, tanggal 17 Pebruari 1975. Selain itu, juga telah didirikan sebuah perumahan permisa berbentuk kapal. Di samping itu, Baterai Arhanudri 141/BS juga mempunyai Desa Saptamarga (Destamar) yang sangat bermampaat untuk mempung Personel, baik yang aktif maupun yang sudah purna bhakti. Destamar tersebut di bentuk sesuai Surat Perintah Pangdan XIV/Hasanuddin Nomor : Prin/9285/2/1968, tanggal 11 Maret 1968. http://www.kodam-wirabuana.mil.id/